Kuningan - - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berhasil mencapai progres fisik 51 persen untuk konstruksi Be...
Kuningan - - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berhasil mencapai progres fisik 51 persen untuk konstruksi Bendungan Kuningan di Kuningan, Jawa Barat. Bendungan tersebut ditargetkan selesai pada 2018.
Kementerian PUPR beserta mitra kerja Komisi IV DPR RI antara lain, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pertanian, dan Perum Perhutani melakukan Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka peninjauan terhadap masyarakat terdampak pembangunan Bendungan Kuningan di desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum (21/7/17). Bendungan yang akan menjadi sumber daya air bagi kabupaten Kuningan dan akan menjadi sumber irigasi hingga seluas 3.000 hektar.
Daerah genangan pembangunan Bendungan Kuningan sendiri meliputi 5 desa dan 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Cibeureum (Desa Randusari,Desa Kawungsari, Desa Sukarapih) dan Kecamatan Karang Kencana (Desa Tanjungkerta dan Desa Simpay Jaya) Kabupaten Kuningan. Desa Kawungsari dengan jumlah penduduk 1.157, 361 kepala keluarga (KK), luas permukiman 10,5 hektar dan hampir 99% penduduknya adalah sebagai buruh tani.
Kepala Pusat Bendungan Kementerian PUPR, Ni Made Sumiarsih memberikan penjelasan terhadap masyarakat terdampak Desa Kawungsari bahwa Kementerian PUPR bersama KLHK telah berencana akan merelokasi masyarakat dan mempersiapkan area perhutanan sebesar 7,5 hektar. Relokasi tersebut tidak dibebankan biaya apapun dan diserahkan kepada pemilik rumah masyarakat desa Kawungsari.
Selain permukiman, Kementerian PUPR bersama Kementerian KLHK berencana untuk mempersiapkan lahan pertanian untuk masyarakat sehingga pada saat telah dilaksanakan relokasi masyarakat tidak akan kehilangan mata pencahariannya yang mayoritas sebagai petani.
Saat ini Kementerian PUPR melalui Direktorat Penyediaan Perumahan telah melaksanakan relokasi terhadap desa Ratusari dengan membangun rumah sebanyak 25 unit dan pada desa Tanjung Kerta telah dibangun 40 unit rumah, dan di rencanakan pada desa Kawung Sari akan dibangun 338 unit rumah. Rencanya pekerjaan relokasi pada Desa Kawung Sari ini akan menggunakan APBN TA 2018.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk masyarakat terdampak di Desa Kawungsari dan sekitarnya serta pembangunan Bendungan ini diharapkan akan segera selesai sesuai dengan target yang ditetapkan dan kedepannya manfaat dari Bendungan Kuningan ini akan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Kuningan khususnya. (pphal)




