BUOL - Pemerintah kabupaten buol, TA 2017 mengalokasikan anggaran pembangunan dermaga kecil atau tambatan perahu. Proyek ini di bandrol...
BUOL - Pemerintah
kabupaten buol, TA 2017 mengalokasikan anggaran pembangunan dermaga kecil atau
tambatan perahu. Proyek ini di bandrol APBD senilai Rp. 415.415.000.
Proyek yang melekat di dinas perhubungan kabupaten buol ini, telah selesai di kerjakan, namun sayang. Proyek seumur jagung di helat, saat ini. Terdapat banyak retak di bagian dermaga.
Masyarakat menduga, kualitas proyek di bawah standar kata baik. Di khawatirkan akibat kerja asal, akan berdampak robohnya bangunan tersebut.
Olehnya masyarakat
berharap, pihak pelaksana segera melakukan perbaikan pada bagian yang retak.
Pinta warga yang namanya tak ingin di publikasikan.
Hajatan mulia ini di laksanakan oleh CV. Aneka Tex dengan No NPWP. 01.765.717.2-834.000.
Sejatinya, proyek ini di bangun untuk memenuhi ketersediaan infrastruktur bidang perhubungan, dan dengan selesainya pekerjaan, manfaat program pemerintah ini benar benar untuk memacu perekonomian demi kesejahteraan masyarakat.
Niat baik pemerintah, kembali menjadi tanya di masyarakat. Akibat kerja asal asalan kontraktor, biaya yang di peruntukan menjadi sia sia. Dengan retaknya dermaga. Menjadi sinyal awal ada dugaan pengurangan volume.
Warga berharap, pihak penegak hukum segera menyikapi dan melakukan pendalaman di lokasi pelaksanaan pekerjaan, sehinga dugaan asal kerja bisa di ketahui, ini penting untuk menyelamatkan keuangan daerah. Papar Warga lainya.
Terpisah Kabid prasarana dinas perhubungan kabupaten buol, Alpreza di hubungi melalui sambungan telepon dari Palu. No tidak aktif sampai berita ini naik, pihak yang terkait belum menangapi.
Hal yang sama juga ketika Redaksi menghubungi melalui telepon. Anggota DPRD komisi III, Ismail Domut nomor di luar jangkauan. Sampai berita ini naik..belum ada pihak yang memberikan tanggapannya.
Penulis: Rahmat Salakea.
Hajatan mulia ini di laksanakan oleh CV. Aneka Tex dengan No NPWP. 01.765.717.2-834.000.
Sejatinya, proyek ini di bangun untuk memenuhi ketersediaan infrastruktur bidang perhubungan, dan dengan selesainya pekerjaan, manfaat program pemerintah ini benar benar untuk memacu perekonomian demi kesejahteraan masyarakat.
Niat baik pemerintah, kembali menjadi tanya di masyarakat. Akibat kerja asal asalan kontraktor, biaya yang di peruntukan menjadi sia sia. Dengan retaknya dermaga. Menjadi sinyal awal ada dugaan pengurangan volume.
Warga berharap, pihak penegak hukum segera menyikapi dan melakukan pendalaman di lokasi pelaksanaan pekerjaan, sehinga dugaan asal kerja bisa di ketahui, ini penting untuk menyelamatkan keuangan daerah. Papar Warga lainya.
Terpisah Kabid prasarana dinas perhubungan kabupaten buol, Alpreza di hubungi melalui sambungan telepon dari Palu. No tidak aktif sampai berita ini naik, pihak yang terkait belum menangapi.
Hal yang sama juga ketika Redaksi menghubungi melalui telepon. Anggota DPRD komisi III, Ismail Domut nomor di luar jangkauan. Sampai berita ini naik..belum ada pihak yang memberikan tanggapannya.
Penulis: Rahmat Salakea.




